“Nonton Capgomeh Our First Peranakan Encounter”

Perjalanan kami dari sebagian orang orang “Nonton Capgomeh” dapat dikatakan memberikan pencerahan dalam membuat pementasan “Nonton Capgomeh”. Terutama dalam bidang set dan artistik, untung pula kami membawa penata set kami sehingga akan lebih mudah mengkomunikasikannya. Yang kami petik sebagian besar didapat dari Museum Peranakan Tionghoa di daerah Pasar Lama Tangerang. Tempat itu berada di tengah tengah ramainya pasar tradisional di sana. Museum itu pun aslinya adalah rumah kumpul komunitas Hokkian Cina Benteng. Rumah itu adalah salah satu peninggalan budaya Cina Benteng dari tahun 1920. Banyak usaha yang dilakukan oleh pengelolanya, seperti meminta kami semua yang masuk untuk melepaskan sandal, tidak menyentuh beberapa bagian kayu di sana karena banyak juga yang masih bertahan dari tahun 1800an. Museum itu juga mendapatkan barang-barang peranakan seperti kostum, budaya, penghisap opium, iklan, bahkan ada rangkaian instalasi yang terdapat di tengah ruang, tengah ruang tersebut seperti celah terbuka dari lantai 3 hingga lantai 1. Instalasi yang terbentuk dari pecahan keramik itu mengilustrasikan legenda Sam Po Kong.

Did you like this? Share it!

0 comments on ““Nonton Capgomeh Our First Peranakan Encounter”

Leave Comment